Antisipasi Persaingan MEA, 130 Tukang Ikuti Pelatihan Sertifikasi Konstruksi

Suasana pelatihan tukang tersertifikasi serius ikuti pelatihan

Menghadapi era masyarakat ekonomi ASEAN, sebanyak 130 orang ikuti program sekolah tukang bersertifikasi. Marketing Service Dept Head Indocement Kelvin Tjendar pada Selasa (29/11/2016) mengatakan, siswa Sekolah Tukang Semen Tiga Roda (Setara) mendapat pengetahuan tentang materi dasar pengolahan batu, kayu, dan besi.

Selain mendapat keterampilan kontruksi, peserta juga mendapat pembekalan tentang peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia serta praktik kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Pembekalan lainnya berupa perencanaan anggaran biaya dan tender, manajemen konstruksi, sampai kewiraswastaan.

"Kami ingin menciptakan tukang bangunan ini memiliki nilai lebih, profesional, dan berkualitas untuk mencapai kepuasan pelanggan," kata Kelvin.

Indocement sendiri menargetkan 10.000 tukang bangunan di Indonesia tersertifikasi sampai tahun 2020. Program Setara sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu. Saat ini, masih ada 1,5 juta tukang di Indonesia belum tersertifikasi.

Di Lampung, diperkirakan ada 14.000 buruh dan baru 20 persen yang tersertifkasi. "Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri, sekarang sudah banyak ditemukan, di sejumlah proyek pengerjaan, level buruh, tenaga kerjanya dari asing," ujarnya lagi.