Websitenya Para Tukang Konstruksi Indonesia

PPTKI adalah organisasi nirlaba , pengurus bekerja didasarkan dedikasi /sukarela untuk membantu orang2 yang membutuhkan khususnya pelaku ekonomi kecil dan mampu bekerja sebagai tukang konstruksi serta telah atau belum bersertifikat sebagai tukang ataupun tukang konstruksi yang ingin punya sertifikat kompetensi

Websitenya Para Tukang Konstruksi Indonesia

Website PPTKI merupakan website informasi untuk para Mandor dan Tukang Konstruksi dan Termasuk Operator Alat Berat di seluruh Indonesia

Websitenya Para Tukang Konstruksi Indonesia

Website PPTKI merupakan website informasi untuk para Mandor dan Tukang Konstruksi dan Termasuk Operator Alat Berat di seluruh Indonesia

Websitenya Para Tukang Konstruksi Indonesia

Website PPTKI merupakan website informasi untuk para Mandor dan Tukang Konstruksi dan Termasuk Operator Alat Berat di seluruh Indonesia

Websitenya Para Tukang Konstruksi Indonesia

Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Websitenya Para Tukang Konstruksi Indonesia

Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

31 March 2019   

Mengapa kok harus paguyuban

Mengapa kok harus paguyuban


Hadirnya perkumpulan Paguyuban Tukang Konstruksi menambah ramainya asosiasi jasa konstruksi di Indonesia Namun kehadirannya sebagai Paguyuban menarik banyak pihak karena tidak sebagaimana Asosiasi namun bersifat sebagai fasilitasi kepada para tukang dalam bekerja untuk mendapatkan nafkah hidupnya Karena Paguyuban hanya dipakai untuk yang sifatnya kecil dan spesifik lemah dan kalau ada pelatihan harus dibantu tidak mungkin berdiri sendiri atau tukang membiayai sendiri padahal ini jabatan tukang di seluruh Indoneia Paguyuban berasal dari kata guyub dalam kosa kata bahasa jawa “rukun bersatu” dan merasa kehidupannya sama Selanjutnya kami juga ingin mendekat dengan BPJS Ketenaga kerjaan dimana sesungguhnya di BPJS ketenaga kerjaan telah ada penarikan uang yang berasal dari Kontraktor yang menang proyek dan resiko kecelakaan kerjanya sudah dibayar oleh Kontraktor .Pertanyaannya kemana uang tersebut mengalir dan digunakan untuk apa jika di proyek tidak ada kecelakaan kerja yang menimpa tukang2 konstruksi, pengalaman kami tukang kena musibah paku pun dan tidak bekerja 3 hari maka dalam 3 hari tersebut tukang tidak mendapatkan hak2nya seperti upahnya paling2 disuruh istirahat di bedeng oleh kontraktornya syukur2 kalau tidak dikeluarkan hanya teman2 nyalah yang membantu memberi makan atau mandornya yang tidak tega sedangkan kontraktornya dari pengalaman kami hanya menengok sesekali saja Mungkin dengan adanya PPTKI ini kedepan ada perhatian dari pemerintah untuk kehidupan tukang dan kami siap membantu fasilitasi PPTKI sedang melakukan pembenahan dan pencatatan nama2 tukang yang telah atau belum punya sertifikat kompetensi yang dalam praktek bila telah senior maka akan menjadi mandor konstruksi karena dalam sistem pembangunan di Indonesia sistem mandor masih mendominasi atau pekerja harian lepas yang tidak terkait dengan perusahaan konstruksi. Sangat susah kalau mau diganti tukang menjadi pegawainya Kontraktor, Namun demikian perubahan Undang Undang no 2 tahun 2017 ini bisa membuat perubahan pada sistem tenaga kerja proyek Pemerintah sedang membenahi dengan para kontraktor menjadi kontraktor umum dan kontraktor spesialis dan mungkin nanti para tukang ini dapat dipersatukan Pemerintah sebelumnya juga sudah memikirkan dengan mengambil nama SPSI bidang pekerjaan Umum dan berinduk di Departemen Tenaga Kerja , namun ternyata organisasi ini tidak berkembang karena hanya mengandalkan dana dari Kementrian tenaga kerja oleh sebab itu para penggagas dari PPTKI sepakat dengan keluarnya UU no 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi dan kemudian berubah dengan UU no 2 tahun 2017 mendirikan PPTKI pada tahun 2008 yang kini dllanjutnyan oleh pengurus2 baru dan berinovasi dengan sertifikat dan koperasi bekerjasama dengan asosiasi perusahaan Gapkaindo karena perusahaan tetap membutuhkan mandor dan tukang konstruksi.